🌿 IKHLAS DALAM BERUSAHA Ketika Hasil Bukan Lagi Tujuan, Tapi Ridha Allah Segalanya
Ada satu titik dalam perjalanan hidup seorang hamba…
di mana ia tetap bekerja keras, tetap berlari, tetap berjuang —
namun hatinya tidak lagi bergantung pada hasil.
Ada satu titik dalam perjalanan hidup seorang hamba…
di mana ia tetap bekerja keras, tetap berlari, tetap berjuang —
namun hatinya tidak lagi bergantung pada hasil.
DUMAI – Suasana penuh suka cita menyelimuti SMP Negeri 2 Dumai pada Sabtu, 4 Oktober 2025. Sekolah yang berdiri sejak tahun 1978 itu merayakan hari ulang tahunnya yang ke-47 dengan penuh khidmat dan meriah.
Dumai, 29 September 2025 – Pelantikan resmi Komite Melayu Bersatu Dumai (KMBD) hari ini menjadi momen bersejarah. Ketua Harian KMBD, Chandra Abdul Gani, menyampaikan sambutan yang penuh gairah, menegaskan bahwa adab, marwah, dan persatuan adalah kunci kebangkitan anak Melayu di tanah kelahiran mereka.
Di pesisir timur Sumatera, di sebuah kota kecil yang berhadapan langsung dengan Selat Malaka, lahirlah seorang anak bangsa yang kelak akan menjadi penggerak perubahan, penegak harapan, dan pengabdi tanpa batas. Dialah dr. H. Sunaryo, putra terbaik Dumai yang menukar kenyamanan profesi medis dengan jalan panjang penuh debu pelayanan publik.
Di sebuah kota pesisir bernama Dumai, yang berdiri gagah menghadap Selat Malaka, ada seorang birokrat yang bekerja dalam diam, namun langkahnya menciptakan jejak yang dalam. Ia bukan sekadar pejabat, tapi sosok yang menghidupkan denyut kota lewat pemuda, olahraga, dan pariwisata. Dialah H. Nurzerwan, SE, M.Si, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Dumai—seorang pemimpin dengan visi tajam dan hati yang dekat dengan rakyat.
Riau, Juli 2025 — Di tengah ketimpangan ekonomi dan derasnya arus pasar bebas, Koperasi Jasa Jaringan Usaha Bersama (KJJUB) Indonesia tampil sebagai kekuatan alternatif rakyat. Dalam hitungan pekan, tiga momentum besar mengguncang Riau: penguatan struktur organisasi, kerja sama Rp350 miliar untuk petani, dan konsolidasi ide usaha rakyat di Dumai.
Gamal Abdul Nasir: Cendekia Melayu Penjaga Marwah Umat
Di bumi Lancang Kuning yang harum oleh jejak ulama dan pantun, seorang lelaki berjalan dengan tenang—namun tapaknya meninggalkan bekas yang dalam di hati umat. Ia tak menggenggam kekuasaan, tapi dihormati. Ia tak mengejar pujian, namun dicintai. Ia adalah Dr. (Ir.) H. Gamal Abdul Nasir, MM—seorang anak Melayu, sekaligus penjaga marwah agama dan budaya.
Dumai - Tidak semua prestasi dirayakan dengan gemuruh tepuk tangan. Sebagian hanya menjadi jejak sunyi yang ditinggalkan seseorang yang bekerja dengan hati. Begitulah kiranya kisah Alfala, seorang seniman Melayu yang kiprahnya banyak terdengar di luar negeri Pada tahun 2014, Alpala menjejakkan kaki di Melaka, Malaysia, dengan keyakinan di dada, ia menjadi salah satu utusan Indonesia dalam Temasya Pantun Melayu Serumpun, sebuah ajang kebudayaan yang mempertemukan pemantun dari seantero Dunia Melayu Dunia Islam.
Ajang bergengsi ini diikuti 12 tim Pocil dari seluruh kabupaten/kota di Riau dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-79.
DUMAI – Dalam semangat mempererat kebersamaan lintas etnis dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan, Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Riau melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Dumai pada 24–25 Juni 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda strategis konsolidasi antarwilayah guna menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat yang beragam.
Kala adat mulai dilupa, siapa yang bersuara?
Kala marwah diinjak hina, siapa yang membela?
Dari tanah Dumai yang berkah dan berani,
Bangkit hulubalang, penegak jati diri negeri.
Tak hanya Jawa tempat cendekia tumbuh,
Di tanah Melayu, ilmu pun mengalir penuh.
Dari Riau menjulang sang guru bersungguh,
Menjadi pelita dalam riset yang utuh.
Situs ini menggunakan cookie untuk meningkatkan layanan dan analisis trafik. Dengan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookie. Pelajari lebih lanjut.